Ruah Kubur dan Lingkungan: Implementasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Problem Based Learning (PBL) di SMAN 2 Mendo Barat
Keywords:
Ruah Kubur, Internalisasi, Lingkungan Sekolah, Pendidikan Pancasila, SMAN 2 Mendo Barat, Kearifan LokalAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi integrasi kearifan lokal Bangka, Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat yaitu tradisi ruah kubur dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila berbasis Problem Based Learning di SMAN 2 Mendo Barat. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kepedulian siswa terhadap kebersihan dan pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analis dokumen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 2 Mendo Barat dan sampel dari penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai dari tradisi ruah kubur yang dikorelasikan dengan penerapan sila ke-2, ke-3 dan ke-5 dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis masalah secara efektif meningkatkan partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dengan menyisipkan nilai kearifan lokal ke dalam pembelajaran, siswa tidak hanya memahami Pancasila sebagai teori kewarganegaraan, melainkan menyadari bahwa tanggung jawab lingkungan sebagai wujud nyata dari pengamalan nilai sila-sila Pancasila
